Pages

Subscribe:

Labels

Flas MesSagE

Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Agustus 2011

Pengertian Mikrotik


guys ada yang udah tau mikrotik blon,,,??? nhah klo blon nie q kasih tau...Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal,mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless.

Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & Nat, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS server, DHCP server, Hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya.


Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe, yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dalam bentuk perangkat keras, Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu, sedangkan dalam bentuk perangkat lunak, Mikrotik merupakan satu distro Linux yang memang dikhususkan untuk fungsi router.

Mikrotik 2

MikroTik RouterOS™, merupakan sistem operasi Linux base yang diperuntukkan sebagai network router. Didesain untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya. Administrasinya bisa dilakukan melalui Windows Application (WinBox). Selain itu instalasi dapat dilakukan pada Standard komputer PC (Personal


Computer). PC yang akan dijadikan router mikrotik pun tidak memerlukan resource yang cukup besar untuk penggunaan standard, misalnya hanya sebagai gateway. Untuk keperluan beban yang besar (network yang kompleks, routing yang rumit) disarankan untuk mempertimbangkan pemilihan resource PC yang memadai.


1.4.1 Sejarah MikroTik RouterOS


MikroTik adalah sebuah perusahaan kecil berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Pembentukannya diprakarsai oleh John Trully dan Arnis Riekstins. John Trully adalah seorang berkewarganegaraan Amerika yang berimigrasi ke Latvia. Di Latvia ia bejumpa dengan Arnis, Seorang darjana Fisika dan Mekanik sekitar tahun 1995. John dan Arnis mulai me-routing dunia pada tahun 1996 (misi MikroTik adalah merouting seluruh dunia). Mulai dengan sistem Linux dan MS-DOS yang dikombinasikan dengan teknologi Wireless-LAN (WLAN) Aeronet berkecepatan 2 Mbps di Moldova, negara tetangga Latvia, baru kemudian melayani lima pelanggannya di Latvia. Prinsip dasar mereka bukan membuat Wireless ISP (W-ISP), tetapi membuat program router yang handal dan dapat dijalankan diseluruh dunia. Latvia hanya merupakan tempat eksperimen John dan Arnis, karena saat ini mereka sudah membantu negara-negara lain termasuk Srilanka yang melayani sekitar 400 pengguna.


Linux yang pertama kali digunakan adalah Kernel 2.2 yang dikembangkan secara bersama-sama denag bantuan 5-15 orang staff Research and Development (R&D) MikroTik yang sekarang menguasai dunia routing di negara-negara berkembang. Menurut Arnis, selain staf di lingkungan MikroTik, mereka juga merekrut tenega-tenaga lepas dan pihak ketiga yang dengan intensif mengembangkan MikroTik secara marathon.


2.3.2 JENIS-JENIS MIKROTIK


1. MikroTik RouterOS yang berbentuk software yang dapat di-download di www.mikrotik.com. Dapat diinstal pada kompuetr rumahan (PC).


2. BUILT-IN Hardware MikroTik dalam bentuk perangkat keras yang khusus dikemas dalam board router yang didalamnya sudah terinstal MikroTik RouterOS.


2.3.4 FITUR-FITUR MIKROTIK


1. Address List : Pengelompokan IP Address berdasarkan nama


2. Asynchronous : Mendukung serial PPP dial-in / dial-out, dengan otentikasi CHAP,


PAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius, dial on demand, modem pool hingga 128 ports.


3. Bonding : Mendukung dalam pengkombinasian beberapa antarmuka ethernet ke dalam 1 pipa pada koneksi cepat.


4. Bridge : Mendukung fungsi bridge spinning tree, multiple bridge interface, bridging firewalling.


5. Data Rate Management : QoS berbasis HTB dengan penggunaan burst, PCQ, RED, SFQ, FIFO queue, CIR, MIR, limit antar peer to peer


6. DHCP : Mendukung DHCP tiap antarmuka; DHCP Relay; DHCP Client, multiple network DHCP; static and dynamic DHCP leases.


7. Firewall dan NAT : Mendukung pemfilteran koneksi peer to peer, source NAT dan destination NAT. Mampu memfilter berdasarkan MAC, IP address, range port, protokol IP, pemilihan opsi protokol seperti ICMP, TCP Flags dan MSS.


8. Hotspot : Hotspot gateway dengan otentikasi RADIUS. Mendukung limit data rate, SSL ,HTTPS.


9. IPSec : Protokol AH dan ESP untuk IPSec; MODP Diffie-Hellmann groups 1, 2, 5; MD5 dan algoritma SHA1 hashing; algoritma enkirpsi menggunakan DES, 3DES, AES-128, AES-192, AES-256; Perfect Forwarding Secresy (PFS) MODP groups 1, 2,5


10. ISDN : mendukung ISDN dial-in/dial-out. Dengan otentikasi PAP, CHAP, MSCHAPv1 dan MSCHAPv2, Radius. Mendukung 128K bundle, Cisco HDLC, x751, x75ui, x75bui line protokol.


11. M3P : MikroTik Protokol Paket Packer untuk wireless links dan ethernet.


12. MNDP : MikroTik Discovery Neighbour Protokol, juga mendukung Cisco Discovery Protokol (CDP).


13. Monitoring / Accounting : Laporan Traffic IP, log, statistik graph yang dapat diakses melalui HTTP.


14. NTP : Network Time Protokol untuk server dan clients; sinkronisasi menggunakan system GPS.


15. Poin to Point Tunneling Protocol : PPTP, PPPoE dan L2TP Access Consentrator; protokol otentikasi menggunakan PAP, CHAP, MSCHAPv1, MSCHAPv2; otentikasi dan laporan Radius; enkripsi MPPE; kompresi untuk PPoE; limit data rate.


16. Proxy : Cache untuk FTP dan HTTP proxy server, HTTPS proxy; transparent proxy untuk DNS dan HTTP; mendukung protokol SOCKS; mendukung parent proxy; static DNS.


17. Routing : Routing statik dan dinamik; RIP v1/v2, OSPF v2, BGP v4.


18. SDSL : Mendukung Single Line DSL; mode pemutusan jalur koneksi dan jaringan.


19. Simple Tunnel : Tunnel IPIP dan EoIP (Ethernet over IP).


20. SNMP : Simple Network Monitoring Protocol mode akses read-only.


21. Synchronous : V.35, V.24, E1/T1, X21, DS3 (T3) media ttypes; sync-PPP, Cisco HDLC; Frame Relay line protokol; ANSI-617d (ANDI atau annex D) dan Q933a (CCITT atau annex A); Frame Relay jenis LMI.


22. Tool : Ping, Traceroute; bandwidth test; ping flood; telnet; SSH; packet sniffer; Dinamik DNS update.


23. UPnP : Mendukung antarmuka Universal Plug and Play.


24. VLAN : Mendukung Virtual LAN IEEE 802.1q untuk jaringan ethernet dan wireless; multiple VLAN; VLAN bridging.


25. VoIP : Mendukung aplikasi voice over IP.


26. VRRP : Mendukung Virtual Router Redudant Protocol.


27. WinBox : Aplikasi mode GUI untuk meremote dan mengkonfigurasi MikroTik


RouterOS.


Selasa, 17 Agustus 2010

TUTORIAL

Instalasi Active Directory Windows Server 2003l

Microsoft Windows Server 2003 tidak akan bekerja maksimal apabila Active Directory belum diinstalasi. Semua yang berhubungan dengan services dan domain ada dalam Active Directory ini. Jadi apabila Anda tidak menginstalasi Active Directory berarti komputer Anda hanya dijadikan Workgroup saja. Kalau dijadikan Workgroup, maka Active Directory tidak perlu diinstalasi.

Active Directory hanya bisa diinstalasi apabila sudah terpasang kartu jaringan (NIC) yang baik dan benar serta harddisk harus diformat NTFS. Untuk itu Anda harus menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dalam format NTFS.

Untuk menginstal Active Directory Microsoft Windows Server 2003 banyak caranya, bisa dengan mengetikan DCPROMO dari RUN, bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Manager Your Server. Untuk itu Anda bisa melakukan cara yang paling mudah saja.

Instalasi Active Directory

Setelah selesai menginstalasi Microsoft Windows Server 2003 dan tidak ada kesalahan, langkah selanjutnya adalah menginstalasi Active Directory. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk menginstalasi Active Directory ini. Pertama dengan menuliskan atau mengetikkan DCPROMO dari tombol RUN atau bisa juga dengan memanfaatkan fasilitas Wizard yang disediakannya. Sebagai gambaran berikut akan dijelaskan prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Jendela konfigurasi Windows Server 2003 dalam keadaan tampil
  2. Pilih Add or remove a rool. Setelah Anda menekan tombol Add or remove a rool, komputer akan berkerja dan segera tampil tayangan berikutnya
  3. Klik tombol Next apabila Anda sudah membaca semua yang tampil pada jendela tersebut. Biarkan komputer bekerja sehingga akan tampil semua komponen yang sudah dan belum Anda instalasi sebelumnya
  4. Pilih Domain Control (Active Directory), karena sebelumnya Anda belum menyelesaikan pekerjaan tersebut. Setelah memilih Domain Control tadi klik Next untuk melanjutkan.
  5. Klik lagi Next. Setelah itu komputer kembali akan bekerja, kemudian pada saat tampil pernyataan Active Directory Instalation Wizard tampil klik OK untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kemudian komputer akan menampilkan kotak dialog Welcome to Active Directory Installation Wizard.
  6. Klik Next untuk melanjutkan. Microsoft Windows akan menampilkan kotak dialog Operating System Compatibility. Perhatikan kotak dialog tersebut dan jika sudah yakin klik Next untuk melanjutkan.
  7. Pada saat tampil kotak dialog Domain Control Type, lalu pilih Domain Controller for a New domain
  8. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog a Create a new domain tampil, Anda pilih Domain in a new Fores
  9. Klik Next lagi, kemudian pada kotak dialog New Domain Name, ketikkan nama Domain Anda, misalnya DATAKOM.COM
  10. Klik Next dan biarkan komputer bekerja dan jika tidak terjadi kesalahan atau bentrok, maka secara otomatis kotak dialog NetBIOS Domain Name akan terisi sama yaitu DATAKOM
  11. Klik lagi Next. Setelah itu komputer akan menampilkan kotak dialog Database and Log Folders untuk menyimpan data yandg berhubungan dengan Database dan Log tersebut.
  12. Klik Next untuk melanjutkan pekerjaan Anda. Kembali kotak dialog berikutnya bernama Shared System Volume akan tampil
  13. Dari kotak dioalog Shared System Volume di atas Anda klik Next untuk melanjutkan. Kotak dialog DNS Registration Diagnostics segera tampil, jika Anda akan membuatnya secara otomatis DNS untuk Server Anda, maka Anda pilih Install and configure the DNS on this computer
  14. Klik Next. Kemudian akan tampil pernyataan, apakah Server ini bisa digunakan oleh semua komputer berbasis Microsoft Windows 2000 dan 2003 ke bawah atau hanya Microsoft Windows 2000 dan 2003 saja. Dalam buku ini saya memilih agar semua komputer yang berbasis Windows 2003 ke bawah bisa join ke Server ini.
  15. Klik Next. Kotak dialog untuk menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password segera tampil. Untuk itu Anda ketikkan Password Anda di kolom yang telah disediakan, misalnya datakom2005, ketikkan sekali lagi password yang tadi, datakom2005. Jika kurang jelas Anda klik Active Directory Help.
  16. Klik Next untuk melanjutkan.
  17. Directory Services Restore Mode Administrator Password, yaitu menuliskan Password Directory Services Restore Mode Administrator Password
  18. Klik lagi Next dan biarkan komputer bekerja. Di sini Anda bisa istirahat atau meninggalkan komputer untuk beberapa saat.
  19. Setelah Anda menekan tombol Finish komputer akan menampilkan dua pernyataan apakah komputer akan di Restart atau tidak. Pilih dan klik Restart dan biarkan komputer melakukan boot secara otomatis.
  20. Pada saat login Anda akan melihat perbedaan, di mana ketika sebelum Active Directory diinstalasi Anda tidak menemukan Domain, sedangkan setelah Active Directory diinstalasi, Domain yang Anda instalasi bernama DATAKOM akan tampil.
  21. Pada saat Login pertama kali dan Anda melakukan instalasi Active Directory dengan memanfaatkan fasilitas Add or remove a rool, maka komputer akan sedikit lambat dan akan tampil tayangan selanjutnya, lalu untuk menutupnya Anda klik Finish.

IP Address pada Server

Sebenarnya IP Address untuk Server ini ketika proses instalasi Active Directory ditanyakan apakah akan langsung diisi atau tidak. Jika belum diisi pada saat instalasi tersebut Anda harus mengisinya.

Tujuan IP Address adalah memberi alamat untuk sebuah server atau komputer dalam suatu jaringan. Secara sederhana agar komputer dalam jaringan dapat dikenali oleh semua client dan dirinya sendiri harus diberi alamat. Alamat inilah yang dimaksud dengan IP Address. IP Address adalah nomor tertentu yang nantinya dijadikan patokan untuk memberi alamat pada Client yang ada dalam suatu jaringan LAN berbasis Client Server ataupun Workgroup.

Masalah pemberian IP Address atau pemberian alamat ini tidak bisa sembarangan, apalagi bila komputer Anda dijadikan Web Server. Maka jelas IP Address tersebut tidak asal memberikan saja, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan aturan-aturan yang ada. Dalam contoh ini saya memberi IP Address untuk Server saya bernama DATAKOM dengan nomor 192.168.53.1. Maka nomor lain untuk semua Client harus mengacu pada nomor ini, misalnya untuk Client harus mulai dari nomor 192.168.53.11 sampai 192.168.53.100 atau sesuai dengan jumlah komputer yang akan dikoneksikan ke jaringan. Untuk mengetahui lebih jauh mengenai IP Address dan TCP/IP Anda bisa membaca buku saya tentang IP Address dan TCP/IP.

Jika ada dua server atau lebih Anda bisa menggunakan Child Domain (CDC) atau Primery Domain (PDC). Bahkan apabila Anda menginginkan backup juga bisa ditambahkan Backup Domain Controller (BDC), namun yang terakhir tidak saya jelaskan dalam buku ini.

Kemudian kalau Anda akan memasang ada dua server yang segmennya berbeda, maka Anda harus memberi IP dua segmen, artinya server A dengan nomor misalnya 192.168.53.1 dan dalam group ini semua Client harus diawali dengan IP 192.168.53.xx. Sedangkan untuk server B bisa menggunakan nomor 192.168.10.1 atau disesuaikan dengan kebutuhan, maka jika demikian nomor IP untuk Client group ini harus diawali dengan IP nomor 192.168.10.xx. Sedangkan untuk Subnet mask-nya adalah 255.255.255.0. Untuk mengetahui mengenai golongan IP Address ini Anda bisa membacanya di bagian sebelumnya.

Lalu kalau Anda mau menggabungkan dua server yang berbeda segmen, maka salah satu server harus dijadikan Router. Caranya Anda tidak perlu membeli Router melainkan cukup menambah 1 (satu) lagi kartu jaringan atau NIC di salah satu Server yang ada, misalnya di Server A dengan IP disesuaikan dengan server yang dijadikan Router tersebut.

IP Address

Agar komputer Server Anda bisa dikenali, maka harus diberi alamat berupa IP Address. Prosedur yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Dari Desktop klik kanan mouse tepat di atas indikator LAN di sudu kanan layar Anda. Setelah itu akan tampil kotak dialog Local Area Connection Status. Atau Anda bisa masuk melalui tombol Start, lalu pilih Connect to dan pilih Show all connection. Setelah itu klik kanan tepat di atas Local Area Connection dan pilih Properties.
  2. Pilih dan klik Properties. Setelah itu akan tampil jendela Local Area Connection Properties akan tampil.
  3. Klik Show icon in taskbar when connected untuk menampilkan tanda Local Area Connection di taskbar
  4. Klik Internet Protocol (TCP/IP)
  5. Klik Properties. Setelah itu akan tampil kotak dialog Internet Protocol (TCP/IP) Properties
  6. Klik Use the following IP Address
  7. Ketikkan di kolom IP Address 192.168.53.1
  8. Klik tab di papan ketik
  9. Kolom Subnet mask tidak perlu Anda isi, dengan menekan tab Subnet mask 255.255.255.0 secara otomatis sudah terisi

Mengisi DNS Server

Untuk mengisi DNS services ini bisa langsung di tab General di kolom Preferred DNS server. Namun demikian Anda juga bisa menggunakan cara yang akan saya jelaskan berikut ini:

  1. Klik tab Advanced. Setelah itu akan tampil kotak dialog Advanced TCP/IP Setting
  2. Klik tab DNS
  3. Klik Add
  4. Ketikkan 192.168.53.2 pada kolom di bawah DNS server
  5. Klik Add
  6. Klik OK untuk menutup kotak dialog tersebut
  7. Klik OK
  8. Klik OK sekali lagi untuk menutup kotak dialog Local Area Connection Properties sekaligus menyimpan ketentuan seting yang telah Anda lakukan

Coba periksa apakah pekerjaan Anda telah sukses atau belum. Caranya ketikkan PING 192.168.53.1 dari RUN Anda harus mengonfigurasi dan memeriksa kartu jaringan (NIC) atau LAN Card, kabel dan lain-lain yang digunakan dalam komputer Anda. Sampai di sini penjelasan mengenai instalasi Active Directory ini. Keterangan dan settings yang berhubungan dengan Active Directory akan saya jelaskan di bagian selanjutnya.


Jumat, 13 Agustus 2010

Remote Desktop

Mengendalikan Komputer Lain dengan Remote Desktop

Kalau komputer sahabat sudah terhubung dengan jaringan, baik secara wireless atau menggunakan kabel ( lihat artikel terdahulu Membuat jaringan Komputer Sederhana, Membuat Koneksi Wireless Antar Laptop ), selain sharing data, printer, koneksi internet, kita juga dapat melakukan Remote Desktop.
Dengan Remote desktop kita bisa melihat tampilan layar komputer lain (yang diremote) sama seperti di komputer aslinya, dan kita dapat melakukan perintah sesuai dengan yang kita inginkan.
Misal komputer A dan komputer B. Kita ingin agar komputer A bisa dilakukan remote desktop oleh user dari komputer B. ( komputer A dikendalikan oleh user di komputer B).

Cara settingnya sebagai berikut
Karena tujuannya untuk meremote komputer A, jadi Kita hanya perlu setting di komputer A.
1 Tentukan nama user ( harus berpassword), kalau belum silakan create/edit dulu ( control panel –> user account), yang akan digunakan untuk remote desktop user

2 klik kanan pada my computer –> Properties – pilih tab Remote

3 Beri contreng pada Allow user to connect remotely to this computer
4 Klik Select Remote User –> klik add –> ketik nama user( sesuai step-1) –> klik check name–> klik OK–> OK


Di komputer yang akan dipakai untuk meremote (Komputer B, C, dst) kita tinggal menjalankan Aplikasi Remote Desktop Connection ( Start –> All Programs –> Accessories –> Communications –> Remote Desktop Connection)

Masukkan Alamat IP komputer atau nama komputer yang akan diremote –> klik Conect (tunggu beberapa saat)

Masukkan user name ( remote user )dan password ( username sesuai step-4 ).

Kini kita sudah bisa melihat, mengendalikan/ mengontrol komputer A dari komputer B.

Semoga bermanfaat .


Kamis, 12 Agustus 2010

Instalasi Windows 2003 Server

Written by Oki Helfiska on 22/03/2010 – 00:00 - 1,139 views

Sebelum anda melanjutkan membaca artikel ini, pastikan bahwa anda sudah membaca artikel Mengintall Windows 2003 Server Bagian 1 untuk memahami syarat-syarat install windows 2003 server.

Langkah-langkah untuk instalasi system operasi pada PC server akan dijelaskan sebagai berikut :

1. Masukan master CD Windows Server 2003 ke dalam CD-ROM anda, kemudian restart komputer anda. (Pastikan setting boot ordernya sudah pada CD-ROM)

2. Komputer akan melakukan proses Booting melalui CD-ROM anda yang telah berisi CD master Windows Server 2003.

3. Tekan tombol Enter. Maka akan tampil seperti tampak pada gambar di bawah ini.

install-windows-2003-1

4. Sesaat kemudian Windows Server 2003 akan menampilkan tampilan selamat datang seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

install-windows-2003-2

Gambar Tampilan Selamat Datang

5. Tekan tombol Enter untuk Setup Windows Server 2003. Maka akan keluar tampilan Windows Licencing Agreement.

install-windows-2003-3

Gambar Windows licensing aggreement

6. Klik tombol F8 jika ingin melanjutkan instalasi Windows Server 2003. Selanjutnya tekan tombol Enter untuk mulai meng-instal Windows Server 2003.

install-windows-2003-4

Dalam pembagian partisi, kita dapat mengikuti petunjuk yang telah disediakan oleh Windows. Untuk Membuat partisi, kita menekan tombol C, kemudian tentukan besarnya ruang hard disk yang diinginkan. Ketik angka, misalnya 1000, berarti kita membuat partisi tersebut sebesar 1000 Mb atau 1 Gb.

Ulangi langkah-langkah diatas untuk membuat partisi yang lainnya.

7. Windows Server 2003 akan meminta untuk melakukan format terhadap Hard Disk / Partisi yang akan digunakan pada proses Instalasi Windows Server 2003. Jika anda memilih Partisi C sebagai tempat instalasi windows, arahkan posisi ke partisi C, lalu tekan enter untuk melanjutkannya.

Setelah itu pilih file system yang ingin digunakan. Secara Umum terdiri dari dua jenis, yaitu : NTFS dan FAT.

install-windows-2003-5

Gambar Pemilihan file system

8. Windows Server 2003 akan mem-format Hrd Disk / Partisi Hard Disk yang akan digunakan untuk Instalasi.

install-windows-2003-6

Gambar Proses format partisi

9. Setelah proses format Hard Disk / Partisi Hard Disk selesai dilakukan, maka Windows Server 2003 akan mengkopi seluruh file-file instalasi yang dibutuhkan selama proses Instalasi Windows Server 2003.

install-windows-2003-7

Gambar Proses copy file

10. Setelah proses pengkopian seluruh file-file instalasi yang dibutuhkan selama proses Instalasi Windows Server 2003 selesai, maka windows mulai untuk proses instalasinya seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

install-windows-2003-8

Gambar Proses instalasi windows

11. Windows Server 2003 akan menampilkan jendela pengaturan Regional and Language Options seperti terlihat pada gambar di bawah.

install-windows-2003-9

Gambar Regional and language options

12. Klik tombol Next, maka akan muncul jendela Personalized Your Software. Masukkan sesuai dengan Nama dan Organisasi yang sesuai dengan lisensi anda.

install-windows-2003-10

Gambar Personalize your software

13. Klik tombol Next, maka akan muncul jendela Your Product Key. Masukkan 25 digit key produk yang anda punya.

install-windows-2003-11

Gambar Pengisian product key

14. Setelah itu masukan Licencing Modes klik tombol Next. Pada tahapan ini kita dapat memilih 2 opsi, yaitu Per server dan Per Device (seat). Nah anda pilih yang mana ?

Jika kita berbicara tentang Lisensi Resmi tentu saja hal ini sangat berpengaruh. Jika pilihannya adalah per server, kita memiliki jumlah 1 lisensi untuk berapa pengguna. Jika anda mengisi angka 100 CAL, berarti 1 lisensi yang kita miliki hanya boleh dan bisa diakses oleh 100 user dalam waktu yang bersamaan. CAL atau Client Access License adalah lisensi untuk mendapatkan keabsahan mengakses ke server oleh setiap user atau device yang terhubung ke server.

Sebaliknya, jika anda memilih per Device, berarti setiap server yang kita punya memiliki lisensi tersendiri.

install-windows-2003-12

Gambar Licensing modes

15. Masukan Nama Komputer dan Password Administrator dari Windows Server 2003. Kemudian klik tombol Next. Nama Komputer tidak boleh diisi sembarangan, karena akan terkait dengan proses konfigurasi yang lainnya.

install-windows-2003-13

Gambar Pengisian computer name dan password administrator

16. Masukan Tanggal dan Waktu komputer yang akan di-install Windows Server 2003, kemudian klik tombol Next.

install-windows-2003-14

Gambar Pengaturan date and time

17. Windows Server 2003 akan menampilkan jendela Networking Setting. Jika tidak akan melakukan seting-an standar yang diberikan oleh Windows Server 2003 (Default) saat ini, klik tombol Next.

install-windows-2003-15

Gambar Pengaturan jaringan

18. Tunggu beberapa saat, windows akan melakukan proses konfigurasi.

19. Windows Server 2003 telah selesai di Install, langkah berikutnya login ke dalam komputer tersebut dengan menekan tombol keyboard CTRL + Alt + Delete.

20. Masukan User name dan password administartor, kemudian klik tombol OK.

You might also like:

Rabu, 10 Februari 2010

TUTORIAL LINux MINT

Avanca Linux 7/16/2008
STEP BY STEP
MENGINSTALL SISTEM OPERASI LINUX
Linux Mint 5 “Elyssa”
MAIN EDITION
1
Avanca Linux 7/16/2008
• Menjalankan Linux Mint
o Masukkan CD Linux Mint ke dalam CDROM/DVDROM anda pada saat boot
pertama ketika computer dihidupkan. Pastikan BIOS anda sudah diseting agar bisa
diboot lewat CD. Saat boot pertama cd, akan muncul menu Welcome screen Linux
Mint yang secara otomatis akan masuk kedalam sistemnya jika dalam 10 detik user
tidak menekan tombol enter.
Welcome screen Linux Mint
2
Avanca Linux 7/16/2008
o Pilihlah menu ”Start Linux Mint” jika pada awal proses boot LiveCD user menekan
tombol enter pada keyboard:
Proses Booting Linux Mint “Usplash”
3
Avanca Linux 7/16/2008
Selamat anda telah sukses menjalankan Linux Mint secara LiveCD.
Desktop Linux Mint
4
Avanca Linux 7/16/2008
• Menginstall Linux Mint ke dalam Harddisk Anda
Untuk menginstall Linux Mint kedalam harddisk anda, penulis merekomendasikan untuk
menyediakan space kosong didalam harddisk anda sebesar 6 GB ditambah 512 MB untuk
partisi SWAP memori. SWAP memori 2x lebih besar dari main memori atau RAM
Personal Computer (PC) anda. Sebagai contoh, jika PC anda memiliki RAM 256 MB,
buatlah SWAP memori sebesar 512 MB.
Untuk membuat partisi, pastilah anda membutuhkan tools semacam Partition Magic jika
lingkungan kerja PC anda adalah Microsoft Windows. Tetapi jika tidak ada tools
tersebut, didalam Livecd Linux Mint sudah menyediakan Tools pengolah partisi yang
dikenal dengan nama GPARTED .
Mari kita ikuti langkah demi langkah untuk membuat/meresize partisi dalam harddisk
anda dengan menggunakan GPARTED.
o Untuk membuka aplikasi GPARTED, klik pada start menu “Elyssa” >>
Administration >> Partition Editor
5
Avanca Linux 7/16/2008
Akan tampil tools GPARTED seperti gambar dibawah ini
Didalam harddisk yang penulis pake untuk praktek instalasi Linux Mint, sudah ada 1
partisi Primary dengan filesystem NTFS dan kapasitas 20 GB (lihat gambar di atas).
Sengaja penulis membuat partisi tersebut, dengan asumsi pada umumnya setiap user
yang sebelum migrasi ke sistem operasi linux, pastilah didalam harddisk komputer
user tersebut kebanyakan hanya ada filesystem windows (Fat, Fat32 dan NTFS).
Untuk itulah penulis sengaja mengistall Windows XP dengan filesystem NTFS agar
anda bisa belajar bagaimana cara meresize dan memartisi harddisk yang sudah ada
filesystem windowsnya. Jangan anda takut kehilangan sistem operasi yang selama
ini sudah menetap sistem komputer anda, karena Linux Mint akan menjadi salah
satu pendamping sistem operasi yang sudah ada tersebut, dan nantinya anda akan
memiliki dua sistem operasi didalam satu PC kerenkan…!
6
Avanca Linux 7/16/2008
• Langkah-langkah Meresize dan Memartisi Harddisk
o Pada menu toolbar GPARTED, klik icon “Resize/Move”
o Geserlah ujung panah sebelah kanan ke sebelah kiri dengan mouse untuk
mendapatkan Free Space Following (MiB) sebesar 6512 atau bisa langsung
mengetik ukuran partisi tersebut pada text box Free Space Following (MiB).
Kemudian lanjutkan dengan memilih tombol Resize/Move. lihat contoh gambar
dibawah ini.
o Dan akan mendapatkan hasil seperti pada gambar ini. Ingat ini adalah praktek
resize partisi yang dilakukan didalam harddisk penulis, akan berbeda dengan apa
yang ada di dalam harddisk anda.
7
Avanca Linux 7/16/2008
o Kemudian klik kanan pada partisi kosong tersebut dan pilihlah NEW atau bisa
juga dengan menekan Ctrl + N pada keyboard anda.
8
Avanca Linux 7/16/2008
o Setelah itu, rubahlah partisi tersebut menjadi Extended Partition pada combo
box Create as: dan dilanjutkan dengan memilih tombol Add.
hasil dari langkah di atas seperti pada gambar dibawah ini.
9
Avanca Linux 7/16/2008
o Klik kanan sekali lagi pada partisi kosong yang telah dibuat Extended Partition
tersebut dan pilihlah NEW atau juga dengan menekan Ctrl + N pada keyboard.
o Masukkan angka 6000 pada box New Size dan pilih ext3 pada combo box
Filesystem. Kemudian pilih tombol Add.
10
Avanca Linux 7/16/2008
o Dengan cara yang sama seperti langkah di atas, buatlah partisi SWAP dari sisa
space kosong yang ada. Lihat gambar di bawah.
Hasil dari semua langkah pembuatan partisi Linux
11
Avanca Linux 7/16/2008
o Untuk menuliskan semua hasil partisi yang telah kita buat tersebut pada partition
table. Klik icon Apply pada menu bar GPARTED.
o Setelah itu akan muncul kotak konfirmasi. Pilih tombol apply dan proses
penulisan partisi pada harddisk andapun akan berjalan.
Proses penulisan partisi
12
Avanca Linux 7/16/2008
o Selamat anda telah barhasil membuat partisi Linux sendiri. Dan kini saatnya
anda menginstall Linux Mint kedalam komputer anda. Matikan Aplikasi
GPARTED untuk kembali ke Desktop Linux Mint.
13
Avanca Linux 7/16/2008
• Langkah-langkah Instalasi Linux Mint
o Klik icon install pada desktop anda
Klik icon ini untuk
mengginstal Linux
Mint.
o Setelah itu akan tampil halaman Welcome Screen, dimana kita juga dapat
memilih bahasa yang akan dipakai dalam proses instalasi. Pilih forward untuk
melanjutkan.
14
Avanca Linux 7/16/2008
o Pilih kota dan zona waktu dari negara yang anda tempati. Anda dapat memilih
kota dan zona waktu tersebut, dengan mengklik pada map dunia atau bisa juga
melalui combo box ”selected city” , kemudian lanjutkan dengan mengklik
forward.
o Pada keyboard layout, pilih layout sesuai tipe keyboard anda.
15
Avanca Linux 7/16/2008
o Pada ”Langkah-langkah Meresize dan Memartisi Harddisk”, kita sudah
membuat dua partisi baru, dimana satunya untuk mengistall Linux Mint dan
yang satunya lagi untuk SWAP memori. Sekarang kita akan mengedit partisi
tersebut agar bisa diinstall Linux Mint. Klik pada partisi baru tersebut, kemudian
pilih tombol Edit Partition.
o Pada combo box Use as, pilih filesystem Ext3 Journaling file system, kemudian
berilah tanda checkbox pada menu Format the partition, dan masukkan tanda /
(Root) pada combo box Mount Point.
16
Avanca Linux 7/16/2008
o Untuk partisi yang satunya tidak perlu diedit, karena sudah langsung terdekteksi
sebagai partisi SWAP. Lanjutkan saja dengan memilih forward.
o Selanjutnya masukkan nama, username dan password anda. Seperti yang terlihat
pada contoh dalam gambar dibawah ini.
17
Avanca Linux 7/16/2008
o Sistem instalasi akan mendeteksi sistem operasi lain yang ada di komputer anda.
Dan mengkorfirmasikan apakah anda ingin migrasikan beberapa informasi
pribadi dari sistem operasi lain tersebut. Informasi tersebut mencakup
bookmarks, contacts, favorites dan beberapa informasi lainnya. Setelah anda
selesai pilih forward.
o Linux Mint telah siap diinstall, pastikan semua setingannya sudah benar seperti
langkah-langkah yang sudah dibahas di atas. Jika anda yakin semuanya sudah
benar lanjutkan dengan memilih tombol install.
18
Avanca Linux 7/16/2008
Persiapan Install
Proses instalasi kurang lebih memakan waktu sekitar 10-15 menit
Proses install
19
Avanca Linux 7/16/2008
o Setelah proses instalasi selesai, akan tampil box konfirmasi yang menyatakan
bahwa instalasi sudah selesai. Restarlah komputer dengan memilih tombol
”Restar now”.
o Ketika komputer direstart anda akan melihat screen ini. Ini adalah ”Boot Menu”
biasanya juga dekenal dengan nama ”GRUB”. Jika komputer anda sudah ada
Microsoft Windows ataupun sistem operasi lainnya Linux Mint secara otomatis
akan mendeteksi dan memasukkannya kedalam daftar ”Boot Menu” tersebut.
Sehingga anda dapat memilih sistem operasi yang ada sesuai dengan kemauaan
anda, hanya dengan menekan tombol UP dan DOWN pada keyboard anda.
20
Avanca Linux 7/16/2008
Boot Menu atau GRUB
o Loginlah menggunakan username dan password yang telah anda buat pada saat
mengginstal Linux Mint.
21
Avanca Linux 7/16/2008
o Pertama kali anda login kedalam sistem Linux Mint, anda akan disuguhi
beberapa konfigurasi melalui mint Assistant. Pilih saja forward untuk
melanjutkan.
o Dari sini anda dapat menerapkan password untuk akun root. Root merupakan
user yang mempunyai hak penuh terhadap sistem. Root bisa di artikan dengan
Administrator. Di Linux Mint secara default username yang anda buat akan
memiliki hak istimewa dalam mengelola sistem, jadi anda tidak perlu lagi
menggunakan password Root. Jika anda tidak yakin klik saja tombol forward.
22
Avanca Linux 7/16/2008
o Langkah selanjutnya anda akan ditanya apakah ingin melihat Jokes dan Fortune
tampil saat anda membuka terminal. Buatlah pilihan dan lanjutkan.
o Semua pilihan akan diringkas dibawah. Pastikan semua setingnya sudah betul.
Lanjutkan dengan mengklik ”Apply”.
23
Avanca Linux 7/16/2008
o Sistem Linux Mint anda sekarang sudah siap digunakan. Kliklah tombol
”Close”.
Selamat! Anda telah sukses menggistal Linux Mint 5 (Elyssa) kedalam sistem komputer
anda. Kini anda sudah memiliki dua sistem operasi dalam satu harddisk silakan

TUTORIAL LINUX KNOPPIX

Instalasi LINUX knoppix
LINUX KNOPPIX
Thin Client / Diskless adalah sebuah komputer yang tidak dilengkapi dengan media penyimpanan (storage) antara lain : Harddisk, CDROM. Namun komputer tersebut bisa melakukan booting dan memiliki sistem operasi sehingga komputer tersebut bisa digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Hal tersebut bisa dilakukan hanya dengan menggunakan NIC (network interface card) dan komputer yang terhubung dalam jaringan.

Penggunaan thin client/diskless di sistem operasi linux biasanya menggunakan LTSP (Linux Terminal Server Project). Namun, kali ini kita akan mencoba fasilitas yang ada didalam Linux KNOPPIX yaitu KNOPPIX Terminal Server.

Dalam menggunakan KNOPPIX Terminal Server kita punya beberapa cara, diantaranya :

1. Linux KNOPPIX diaktifkan dari CD-ROM (tanpa di install).
2. Linux KNOPPIX di-copy ke harddisk (booting dari disket).
3. Linux KNOPPIX di-install ke harddisk

Konfigurasi KNOPPIX Terminal Server melalui CD-ROM dan harddisk

Untuk tipe konfigurasi ini kita tidak perlu menginstall Linux Knoppix ke dalam harddisk. Kita cukup melakukan booting melalui cd-rom seperti layaknya kita akan menjalankan Linux Knoppix. Setelah proses boot selesai langkah selanjutnya adalah :

* Konfigurasi network address komputer yang kita gunakan sebagai server. Untuk proses ini kita bisa menggunakan perintah netcardconfig atau memilih KNOPPIX->Network/Internet->Network card configuration dari menu knoppix. Namun, bila ingin sedikit ‘macho’ anda bisa mengetikan perintah ifconfig dari shell.

* (sesuaikan dengan konfigurasi jaringan di lingkungan anda).
Use DHCP Broadcast : No
IP Address : 10.10.11.119
Network Mask : 255.255.255.0
Broadcast Address : 10.10.11.255
Default gateway : 10.10.11.3
Name Server : 10.10.1.6

* Setelah konfigurasi network address selesai, selanjutnya anda tinggal menggunakan perintah knoppix-terminalserver untuk mengkonfigurasi Knoppix Terminal Server.

setup (Re)configure server and (re)start
available network device : eth0
- (nic yang ingin digunakan untuk Knoppix terminal server)
IP range of addresses : 10.10.11.201 10.10.11.250
- (disesuaikan dengan jumlah client)
Network modules : SIS900.o
- (pilih sesuai dengan NIC pada client)
Performance & Security : secure, masq, dns
- (tambahkan webproxy apabila memiliki RAM diatas 256MB)
Start server : Yes

Agar kita tidak lagi menggunakan cdrom dalam menggunakan Linux Knoppix karena kita ingin menggunakan cdrom drive kita untuk membuka file dari CD, maka kita dapat meng-copy seluruh isi cd Linux Knoppix ke dalam harddisk (partisi FAT, FAT32, NTFS). Setelah itu kita harus membuat bootfloppy (KNOPPIX -> utilities -> create bootfloppies for KNOPPIX) untuk bisa boot kedalam Linux Knoppix yang sudah ter-copy di dalam harddisk. Untuk bootfloppy dibutuhkan 2 disket.

Instalasi Linux KNOPPIX ke harddisk dan konfigurasi KNOPPIX Terminal Server.

Diatas kita telah mengetahui bagaimana cara untuk melakukan konfigurasi Knoppix terminal server tanpa menginstall Linux Knoppix kedalam harddisk. Sekarang, kita akan mencoba mengkonfigurasi Knoppix Terminal Server dengan kondisi Linux Knoppix sudah terinstall kedalam harddisk.

Untuk menginstall Knoppix ke dalam harddisk kita bisa menggunakan perintah knx2hd (untuk knoppix 3.3 keatas) atau knx-hdinstall (untuk knoppix 3.2 kebawah) kemudian ikuti langkah-langkah yang ada dilayar. Setelah selesai proses instalasinya, cobalah untuk melakukan booting melalui harddisk yang sudah terinstall Linux Knoppix.

Langkah selanjutnya untuk melakukan konfigurasi KNOPPIX Terminal Server adalah sebagai berikut :

1. booting dari CD Knoppix dengan option boot “knoppix 2”
2. kemudian copy file-file KNOPPIX ke dalam directory NFS :
3. cp -Rp /KNOPPIX/* /mnt/hda1/cdrom
- (Jika Linux Knoppix ter-install di hda1)
4. kemudian reboot tanpa CD Knoppix
5. edit /usr/share/knoppix-terminalserver/templates/miniroot/linuxrc
- dari baris ke 242 – 252 adalah sebagai berikut :
# if we have an NFSDIR, try mounting it
if [ -n “$NFSDIR” ]; then
echo -n “${CRE}${BLUE}Trying to mount CD on” \
“${MAGENTA}$NFSDIR${BLUE}…${NORMAL}”
/static/mount -t nfs -o \
ro,rsize=8192,wsize=8192,hard,intr$SECUREOPTIONS \
“${NFSDIR}” /cdrom > /dev/null 2>&1 && MOUNTED=”yes”
# unsuccessful? Blank out NFSDIR and see if pump does better
[ -z “$MOUNTED” ] && echo “${RED}Failed.${NORMAL}” && NFSDIR=
fi

dirubah menjadi seperti berikut :

# if we have an NFSDIR, try mounting it
if [ -n “$NFSDIR” ]; then
echo -n “${CRE}${BLUE}Trying to mount CD on” \
“${MAGENTA}$NFSDIR${BLUE}…${NORMAL}”
/static/mount -t nfs -o \
ro,rsize=8192,wsize=8192,hard,intr$SECUREOPTIONS \
“${NFSDIR}” /KNOPPIX > /dev/null 2>&1 && MOUNTED=”yes”
# unsuccessful? Blank out NFSDIR and see if pump does better
[ -z “$MOUNTED” ] && echo “${RED}Failed.${NORMAL}” && NFSDIR=
fi

- dari baris ke 304 – 321 adalah sebagai berikut :
FOUND_KNOPPIX=”"
if test -f /cdrom/KNOPPIX/KNOPPIX
then
echo -n “${CRE} ${GREEN}Accessing KNOPPIX CDROM image at ${MAGENTA}$NFSDIR${GREEN}…${NORMAL}”
FOUND_KNOPPIX=”true”
else
dropshell
fi
# Harddisk-installed script part version has been removed
# (KNOPPIX can be booted directly from HD now).
# DEBUG
# echo “6″ > /proc/sys/kernel/printk
$INSMOD /modules/cloop.*o file=/cdrom/KNOPPIX/KNOPPIX
mountit /dev/cloop /KNOPPIX “-o ro$SECUREOPTIONS” || FOUND_KNOPPIX=”"

dirubah menjadi seperti berikut :

FOUND_KNOPPIX=”"
#if test -f /cdrom/KNOPPIX/KNOPPIX
#then
echo -n “${CRE} ${GREEN}Accessing KNOPPIX CDROM image at ${MAGENTA}$NFSDIR${GREEN}…${NORMAL}”
FOUND_KNOPPIX=”true”
#else
#dropshell
#fi
# Harddisk-installed script part version has been removed
# (KNOPPIX can be booted directly from HD now).
# DEBUG
# echo “6″ > /proc/sys/kernel/printk
#$INSMOD /modules/cloop.*o file=/cdrom/KNOPPIX/KNOPPIX
#mountit /dev/cloop /KNOPPIX “-o ro$SECUREOPTIONS” || FOUND_KNOPPIX=”"

6. jalankan knoppix-terminalserver
7. kemudian, lakukan boot pada client

TUTORIAL FEDORA

Fedora 8 (codename Werewolf) dirilis kemarin dan itu yang paling hati Fedora versi sistem operasi. Not only does this release bring an installable LiveCD for both i686 and x86_64 architectures, but it also comes with exclusive KDE and GNOME LiveCDs. Tidak hanya rilis ini membawa LiveCD diinstal baik untuk arsitektur i686 dan x86_64, tetapi juga dilengkapi dengan KDE dan GNOME eksklusif LiveCDs.


I always recommend having an empty hard drive for a Linux installation (that means no other operating system on it, no Windows) and you must have a minimum of 10 GB free space for the Fedora installation. Saya selalu merekomendasikan memiliki hard drive yang kosong untuk instalasi Linux (yang berarti tidak ada sistem operasi lain di atasnya, tidak ada Windows) dan Anda harus memiliki minimal 10 GB ruang bebas untuk instalasi Fedora. Great, now let's begin. Bagus, sekarang mari kita mulai.

For this installation, I've used the Install DVD, because it contains all the software you'll ever need. Untuk instalasi ini, saya telah menggunakan Install DVD, karena mengandung semua perangkat lunak yang pernah Anda butuhkan. However, this DVD has about 3 GB and if you don't have the necessary bandwidth to download it I recommend to get the KDE or the GNOME LiveCD. Namun, DVD ini memiliki sekitar 3 GB dan jika Anda tidak memiliki bandwidth yang diperlukan untuk men-download itu saya sarankan untuk mendapatkan KDE atau GNOME LiveCD. Burn it on a blank disc with your favorite CD/DVD burning application, then insert the disc in the optical drive of the computer on which you want to install Fedora and boot from it. Membakarnya pada disk kosong dengan favorit Anda CD / DVD burning aplikasi, kemudian masukkan dalam optical disk drive komputer yang hendak Anda install Fedora dan boot dari sana. You'll be presented with a very nice Fedora artwork GRUB splash and some options. Anda akan disajikan dengan sangat baik karya seni Fedora GRUB splash dan beberapa pilihan. At this part, I simply suggest you to press ENTER, and wait for the system to load. Pada bagian ini, saya hanya menyarankan Anda untuk tekan ENTER, dan tunggu sistem untuk me-load.

Review image


Select the 'Skip' option when you'll be asked if you want to check the media before installation and press ENTER: Pilih 'Skip' opsi saat Anda akan ditanya apakah Anda ingin memeriksa media sebelum instalasi dan tekan ENTER:

Review image


Anaconda (the Fedora installer) will load and you'll see the welcome screen. Anaconda (installer Fedora) akan terbuka dan Anda akan melihat layar selamat datang. Click Next: Klik Next:

Review image


Choose your language: Pilih bahasa anda:

Review image


Choose your keyboard layout: Pilih layout keyboard Anda:

Review image


Now, if you have an empty hard drive, all you have to do is click Next (make sure the " Remove Linux partitions on selected drives and create default layout " option is selected). Sekarang, jika Anda memiliki harddisk kosong, yang harus Anda lakukan adalah klik Next (pastikan "Hapus partisi Linux pada drive terpilih dan buat layout default" opsi yang dipilih). If you don't have an empty hard drive and you still want to install Fedora 8 on your machine, then make sure you select the " Use free space on the selected drives and create default layout " option (10 GB minimum free space is required). Jika Anda tidak memiliki hard disk yang kosong dan Anda masih ingin menginstal Fedora 8 di komputer Anda, maka pastikan Anda memilih "Gunakan ruang kosong pada drive terpilih dan buat layout default" pilihan (10 GB ruang bebas minimum diperlukan ). Click Next: Klik Next:

Review image

Review image


If you have a DHCP network (dynamic IP address) you can click Next right now, but if you have a static IP address (ask your provider if you're not sure) click the "Edit" button and follow the instructions below. Jika Anda memiliki jaringan DHCP (alamat IP dinamis), Anda dapat klik Next sekarang, tapi jika Anda memiliki alamat IP statis (tanyakan selular Anda jika Anda tidak yakin) klik tombol "Edit" dan ikuti petunjuk di bawah ini.

- If you have an IPv4 address, make sure it's enabled. - Jika Anda memiliki sebuah alamat IPv4, pastikan itu diaktifkan. If you have an IPv6 address make sure it's enabled too (if you don't have an IPv6 address, uncheck the 'Enable IPv6 support' option). Jika Anda memiliki sebuah alamat IPv6 pastikan diaktifkan terlalu (jika Anda tidak punya alamat IPv6, jangan centang 'Aktifkan dukungan IPv6' pilihan).
- Check the " Manual configuration " option and enter your IP address and the Netmask (ask your provider if you don't know them). - Centang "Manual configuration" opsi dan masukkan alamat IP dan Netmask (tanyakan selular Anda jika Anda tidak mengenal mereka). Do the same for the IPv6 address (if you have one). Lakukan hal yang sama untuk alamat IPv6 (jika Anda memilikinya).
- Click OK once you've finished. - Klik OK setelah Anda selesai.
- Select the 'manually' option. - Pilih 'manual' option.
- Optional, you can setup the system's hostname (eg john.fedora.linux). - Opsional, Anda dapat men-setup sistem host (misalnya john.fedora.linux).
- Enter your Gateway and Primary/Secondary DNS servers (ask your provider if you don't know them). - Masukkan Gateway dan Primary / Secondary DNS server (tanyakan selular Anda jika Anda tidak mengenal mereka).



Review image

Review image


When you're done with the network configuration, click Next and you will be asked to select your location (country/city): Setelah anda selesai dengan konfigurasi jaringan, klik Next dan Anda akan diminta untuk memilih lokasi (negara / kota):

Review image


Once you've selected your timezone, click next and you must enter the root (System Administrator) password. Setelah Anda memilih zona waktu anda, klik next dan Anda harus memasukkan root (System Administrator) sandi. The longer, the better ( WRITE IT SOMEWHERE OR MEMORIZE IT ): Semakin lama, semakin baik (WRITE IT SOMEWHERE ATAU menghafalnya):

Review image


Now you can select the desired packages (or not): Sekarang Anda dapat memilih paket yang dikehendaki (atau tidak):

Review image

Review image


Hit the Next button and everything will be done automatically from now on, just sit back and watch how the partitions are formatted and the software packages are copied to your hard drive, or you can read the latest news while enjoying a cup of coffee. Menekan tombol Next dan semuanya akan dilakukan secara otomatis dari sekarang, hanya duduk dan menonton bagaimana partisi diformat dan paket perangkat lunak akan disalin ke hard drive anda, atau anda dapat membaca berita terbaru sambil menikmati secangkir kopi. The installation process will take about 8-10 minutes (depending on your computer specs and the selected packages). Proses instalasi akan memakan waktu sekitar 8-10 menit (tergantung spesifikasi komputer Anda dan paket yang dipilih).

Review image

Review image


When the installation is over, you will get a "Congratulations, the installation is complete" screen. Ketika instalasi selesai, Anda akan mendapatkan "Selamat, instalasi sudah selesai" layar. Click the 'Finish' button and your computer will automatically reboot: Klik 'Selesai' tombol dan komputer Anda akan secara otomatis reboot:

Review image


Remove the DVD from your optical drive and your brand new Fedora 8 Linux operating system will start for the first time: Keluarkan DVD dari drive optik Anda dan Anda baru Fedora 8 sistem operasi Linux akan mulai untuk pertama kalinya:

Review image


Before you reach the Fedora desktop, you must do a one-time general system configuration: Sebelum Anda mencapai Fedora desktop, Anda harus melakukan satu kali konfigurasi sistem umum:

1. 1. Accept the license (it's free, don't worry) and click Forward. Menerima lisensi (gratis, jangan khawatir) dan klik Teruskan.
2. 2. Configure your firewall. Konfigurasikan firewall anda. By default, SSH is checked but if you don't use it, uncheck it ! Secara default, SSH diperiksa tetapi jika Anda tidak menggunakannya, hapus centang!
3. 3. Leave SELinux as it is (Enforcing) and click the 'Forward' button. Tinggalkan SELinux seperti yang (Menegakkan) dan klik 'Teruskan' tombol.
4. 4. Make sure the date and time are correctly setup. Pastikan tanggal dan waktu secara benar setup.
5. 5. Submit your hardware profile to the Fedora Project to help focus their efforts on popular hardware and platforms. Kirimkan profil perangkat keras Fedora Project untuk membantu fokus pada upaya dan platform perangkat keras populer. The submissions are anonymous, so do it to improve the next Fedora systems! Para pengiriman anonim, jadi melakukannya untuk memperbaiki sistem Fedora berikutnya!
6. 6. Create a user account. Buat account user.

Review image

Review image

Review image

Review image

Review image

Review image

Review image


That's it! That's it! Now log in to your new Linux OS (with the user and password you've just created): Sekarang login ke OS Linux Anda yang baru (dengan user dan password yang Anda baru saja dibuat):

Review image


and enjoy the ultimate, spectacular, breathtaking Fedora 8 distribution. dan menikmati akhir, spektakuler, hati Fedora 8 distribusi.


TUTORIAL SLACKWARE

Install Slackware

slackware

slackware

Hm hm ini bukanlah tutorial namun hanya sekedar basa-basi karen saya nanti mau nginstall slackware (installnya jadi nanti ato besok belum tahu tepatnya yang pasti nanti malam mau mbakar ISO Slackware 13 hasil dunludan teman saya si kikik. Kan kemaren saya nitip dunludin, trus katanya tadi pagi udah jadi gitu.

Sebelum installl sih pastinya saya cari referensi dulu tentang langkah-langkah, tata cara, sopan santun, tata krama nginstall slackware. Nhah dari sekian banyak artikel di internet yang dibantu nyari oleh mbah gogel, saya belum menemukan satupun info langkah-langkah nginstall Slackware 13 di HDD. Kalo nginstall di FD kayaknya sih ada yang mbuat tutorialnya. Nhah di bawah ini akan saya paparkan cara nginstall slackware (yang saya temukan adalah slackware 12.2). Tutorial ini saya ambil dari KPLI Cianjur.

Instalasi slackware :

1. booting komputer ke cd untuk memulai instalasi
2. setelah tampil beberapa tulisan petunjuk dan boot prompt
boot:
tekan saja enter
3. maka kernel slackware akan terload ke memory, pada tahap ini biarkan saja cd instalasi yang bekerja.
4. setelah selesai akan tampil prompt login, ketik saja sesuai petunjuknya yaitu root
beserta passwornya yaitu toor
5. maka slackware akan selesai ter-load ke memory tapi belum terinstall. terlebih dahulu kita harus menentukan partisi-partisi untuk instalasi slackware. saya berasumsi bahwa harddisk kita adalah kosong, belum diisi oleh distro atau OS apa pun. untuk membuatnya ketiklah cfdisk di prompt tersebut lalu enter
root@slackware: cfdisk
6. buatlah partisi-partisi yang diperlukan. slackware pada dasarnya hanya perlu 2 partisi utama saja. yaitu partisi / dan partisi swap. Harap diingat ukuran partisi swap minimum 2x besar memory anda.
7. jika selesai, jangan lupa untuk menandai / dengan label boot dan pilih menu write untuk menulis konfigurasi baru anda. lalu quit
8. berikutnya konfigurasi instalasi. ketik setup dan enter
9. beberapa menu instalasi akan muncul. beberapa yang penting adalah sbb:
a. add swap (tidak perlu dibuka karena melalui cfdisk sudah dibuatkan swapnya, slackware akan membaca otomatis partisi swap ini, kecuali jika anda mempunyai 2 buah partisi swap yang berbeda)
b. add target (masuk ke menu ini untuk menentukan partisi mana tempat installasi slackware)
c. setelah mengisi add target, menu akan berlanjut dengan menentukan partisi lain (jika ada) untuk di load nanti setelah slackware terinstall. biasanya akan ditempatkan di /mnt. atau anda bisa menggunakan partisi2 yang berbeda untuk beberapa folder standar di slackware seperti folder /home atau /usr.
10. setelah melalui tahapan-tahapan tersebut, akan tampil pilihan program2 yang akan diinstal di slackware. biarkan saja jika anda belum mengerti apa saja isinya. dan anda bisa memilih full untuk instalasi ini. ukuran totalnya hanya membutuhkan kira-kira 4,5 giga saja.
11. maka instalasi akan berlangsung. anda boleh ngopi atau ke warung dulu untuk jajan. proses ini biasanya memakan waktu 20-30 menit tergatung kecepatan prosesor anda.
12. setelah selesai proses instalasi, slackware akan menanyakan tentang boot manager yang digunakan yaitu lilo. pilih untuk install di MBR agar memudahkan proses booting. selain lilo slackware juga menanyakan tentang beberapa program yang akan dijalankan ketika booting. biarkan saja secara default tidak perlu dirubah.
13. jika sudah maka slackware akan kembali ke prompt dengan petunjuk supaya kita merestart komputernya.

dan selesailah sudah instalasi slackwarenya. petunjuk2 penggunaan slackware bisa didapatkan dengan free di om google, mungkin di lain waktu saya ingin juga menulis beberapa konfigurasi standar ketika pertama kali menggunakan slackware.


TUTORIAL MANDRIVA

langkah instalasi mandriva linux

Linux Mandriva adalah kelanjutan dari Mandrake Linux, di awali dengan Mandriva Linux LE 2005 sebagai kelanjutan dari Mandrake Linux 10.1 yaitu ketika Perusahaan Mandrake Soft membeli kepemilikan Distro Linux Connectiva. Atau Mandriva Linux LE 2005 adalah nama baru untuk Mandrake Linux 10.2. Dan pada bulan oktober 2007 kemarin Mandriva resmi merilis Mandriva Linux 2008. Cara atau pola instalasinya sama saja baik versi 2005, 2006,2007,2008, karena memang Mandrake atau Mandriva khususnya sejak Mandrake 8.0 memang sudah demikian mudahnya karena sebagian besar parameter-nya tinggal di klik OK atau Lanjutkan, Di samping itu, sebagian parameter dapat di set ulang setelah Linux Mandrake atau Mandriva terinstall menggunakan fasilitas Mandrake/Mandriva Control Center. Karenanya kita tidak perlu takut akan mendapat kesulitan yang berarti untuk menginstalasi Linux ini.

Untuk kesempatan ini karena keterbatasan waktu dan cukup banyak fitur utk proses instalasi Mandriva ini jika mau di bahas secara detil, maka saya hanya akan membahas garis besar atau proses singkat dan mudahnya saja utk cara instalasi Mandriva ini . ada beberapa cara instalasi berdasarkan sumbernya spt dari Hardisk,CDROM, Server dalam jaringan(web) ,tapi untuk panduan ini yg saya bahas untuk instalasi dari CDROM :

1).Setelah BIOS di set boot dari CDROM masukan CD1
2).Setelah tampilan utama akan memasuki menu Modus Instalasi yaitu grafis dan Text ,pilih saja grafis utk pemula.
3).Masuk menu bahasa , bisa pilih Bahasa Indonesia jika ini mungkin memudahkan. ->lalu next atau lanjutkan.
4).License agreement, pilih Accept ->lalu next atau lanjutkan.
5).Konfigurasi Mouse, mouse anda usb atau ps/2 pilih,->lalu next atau lanjutkan
6).Upgrade atau install, utk pilih saja install ,kecuali di PC anda sudah ada versi linux sebelumnya silahkan pilih upgrade, bila anda pilih upgrade nanti akan tampil pilihan upgrade dari versi linux yg sudah ada di PC ->lalu next atau lanjutkan
7).Konfigurasi keyboard, gampangnya pilih US.English ->lalu next atau lanjutkan
8).security Level atau Keamanan , ada High, Higher, Paranoid, Standar, pilih saja Standar utk panduan ini sebagai pemula ->lalu next atau lanjutkan
9). Partisi Hardisk, untuk pemula dan supaya amannya aja pilih saja Erase entire disk artinya akan menggunakan seluruh ruang hardisk, dan data-data yg pernah ada akan hilang akan atau bisa juga pilih Use existing partitions. yaitu anda akan di minta menentukan mount point setiap partisi yg ada, pilihan ini tidak kan menghapus partisi lain yg mungkin sudah ada. ->lalu next atau lanjutkan
10).Mem-format Partisi, untuk panduan ini lakukan format saja ,kecuali anda sudah paham bisa juga tidak perlu di format bila sudah memiliki partisi Linux sebelumnya, ->lalu next atau lanjutkan
11).Memilih CD instalasi, beri centang saja semua CD yg anda punya CD1,CD2,CD3…dst
12).Menambah Source Program /driver, ada None, CDROM, Network http, ftp .anda bisa pilih None, karena nanti bisa di lengkapi juga setelahproses install ini selesai .
13).Memilih Paket Program , ada 3 paket :workstation – Server – Graphical Environmet , pada panduan ini beri centang saja semua pada bagian Workstation, kosongkan bagian Server, dan pada Graphical Environment beri centang saja pd KDE Workstation, masalah ini akan di bahas pada artikel yg lain.->lalu next atau lanjutkan
14).Proses Instalasi di mulai tunggu dan pada tahap ini anda akan di minta memasukan CD2,CD3…dst sesuai versi Mandriva yg anda Instal , Mandriva 2005 (3 CD) , Mandriva 2006 (4 CD)Mandriva 2007 (4 CD) ,Mandriva 2008 (3 CD) .
15). Setelah prose instalasi selesai anda akan memasuki menu Password , jika anda tidak mau memberi password anda bisa meng-klik tombol pilihan No password , tapi utk panduan ini sebaiknya isikan saja password anda karena nanti berhubungan dengan pengelolaan user yg akan saya sedikit jelaskan ->lalu next atau lanjutkan
16). Menambah user, tambahkan user minimal 1 org utk bisa meng-akses system anda , anda yg menentukan username,password ,icon utk user tsb. ->lalu next atau lanjutkan lalu ->lalu next atau lanjutkan lagi.
17). Install Boot Loader, pilih saja First sector of drive, ->lalu next atau lanjutkan
18). Lalu akan masuk ke konfigurasi system yg telah terinstall, dan pada tahap ini mungkin anda akan melihat konfigurasi yg belum terinstall dg benar, anda boleh menyesuaikan atau boleh langsung ->lalu next atau lanjutkan
19). Konfigurasi Jaringan, yaitu mengkonfigurasi system hardware utk jaringan dan internet, jika pada tahap ini anda sdh paham silahkan di konfigurasi, jika tidak bisa langsung saja sembarang , nanti kita konfigurasi setelah proses instalasi, karena spt saya katakan dari awal bahwa tujuan panduan instalasi ini adalah utk pemula supaya proses instalasi Linux berhasil dulu, masalah lain2 nya akan di bahas belakangan , ->lalu next atau lanjutkan
20). Atur Time Zone , pilih Zona waktu di mana anda tinggal ,misalnya saya pilih Jakarta.->lalu next atau lanjutkan.
21). Lalu Pilih saja ,automatic time synchronization .
22). Booting Service , bila anda melewati tahap ini anda bisa pilih Syslog ,->lalu next atau lanjutkan.
23). Internet update, boleh pilih Yes atau No, ->lalu next atau lanjutkan
24).Selesai…keluarkan CD dari CDROM lalu klik tombol Reboot, setelah Reboot Mandriva anda siap di gunakan .

NOTE :
Sebagai tambahan, Jika anda karena suatu alasan tidak mau meng-install Linux ke PC anda , maka ada solusi lain yaitu menggunakan “Live CD”.

Live CD itu apa.. ?
Cari di distro linux yg anda tau tanyakan beli Live CD mandriva 2005, 2006,2007,2008.
Lalu booting komputer ,Set BIOS untuk boot dari CDROM, masukan Live CD tadi ke CDROM dan nikmati Linux instan anda tidak perlu menginstall di hardisk.
Yups Live CD adalah linux instan CD ,saya sendiri juga suka pakai ini untuk suatu keperluan dan keadaan.
Mungkin live CD ini juga cocok untuk pemula untuk di coba-coba dalam rangka pengenalan.


TUTORIAL SUSE

Instalasi SuSE

SuSE dapat langsung diinstal tanpa mempergunakan disket pada komputer yang sudah memiliki sistem operasi Windows atau DOS. Untuk sistem operasi lainnya, instalasi membutuhkan disket untuk inisialisasi kernel di komputer. Sebelum memulai instalasi, pastikan Anda mempersiapkan hal-hal sebagaimana dibahas dalam tahapan pre instalasi di sub bab sebelumnya. Berikut langkah-langkah instalasi SuSE :

  1. Masukkan CD-ROM SuSE
  2. Jika Anda masih berada di Microsoft Windows, restart komputer ke dalam MSDOS mode.
  3. Pindah ke drive dimana CD-ROM SuSE berada (misalnya D:\).
  4. Saat berada di drive CD-ROM, jalankan program setup. D:\> setup

  5. Pertama kali muncul adalah pilihan bahasa. Anda bisa pilih Bahasa Indonesia atau Inggris. Contoh dalam langkah instalasi berikut menggunakan pilihan Bahasa Inggris.
  6. Kemudian muncul pertanyaan drive tempat CD-ROM berada. Ketikkan D:\ atau E:\ , tergantung komputer Anda.
  7. Berikutnya adalah metode instalasi. Pilihan yang ada adalah :

    1. CD; jika Linux sudah mendukung CD-ROM yang Anda miliki.
    2. Hard disk; jika Linux sudah disalin dari CD-ROM ke hard disk.
  8. Selanjutnya adalah pemilihan kernel. Kernel adalah program utama Linux, inti dari sistem operasinya. SuSE menyediakan beberapa pilihan kernel yang sudah dikompilasi sebelumnya untuk mendukung perangkat keras secara spesifik. Misalnya kernelEIDE01 untuk perangkat keras(E)IDE secara umum, atau kernelSCSI01 untuk SCSI Adapter Aic 7xxx (Adaptec 274x). Pemilihan kernel ini tergantung konfigurasi komputer masing-masing.

  9. Masukkan parameter kernel. Jika Anda tidak mengetahuinya, langsung tekan enter.
  10. Berikutnya SuSE akan menanyakan apakah Anda menginginkan untuk instal Loadlin sekarang? Loadlin adalah program yang dijalankan di DOS untuk menginisialisikan kernel (menjalankan Linux) lewat MSDOS. Jawab ya jika Anda belum memilikinya, dan sebaliknya.
  11. Selesai proses instalasi Loadlin, kernel akan langsung dijalankan. Untuk inisialisasi kernel, secara otomatis dijalankan perintah :

    LOADLIN E:/suse/images/EIDE01 root=200 rw 2 Initrd

    E:/suse/images/initdisk.gz lang=english

    Jika Anda pelajari instalasi Slackware pada bagian sebelumnya, maka disini ditemukan metode yang serupa. Perintah pertama meminta loadlin untuk menjalankan kernelEIDE01, yang terletak di direktori E:/suse/images, dan status read write. Perintah kedua meminta initrd untuk menjalankan initdisk.gz dengan Bahasa Inggris (tergantung pilihan bahasa sebelumnya) setelah kernel berhasil diinisialisasi. Pada instalasi Slackware, tugas ini dijalankan oleh disk boot dan disk root. Perintah diatas mengeluarkan pesan di monitor:

    Load Linux now!

  12. Dari perintah kedua, initrd akan menjalankan Linuxrc (Versi 0.91) ke dalam komputer Anda. Pertama kali Anda harus memilih monitor. Anda dapat memilih monitor monokrom (hitam putih) atau warna. Berikut menu utama (Main Menu) Linuxrc, jalankan pengaturan dalam menu-menu berikut secara berurutan.

    1. Settings, meliputi

      • Language; untuk pengaturan bahasa
      • Display; untuk pengaturan monitor
      • Keymap; untuk pengaturan keyboard

      • Debug; pilihan untuk pengguna Linux tingkat lanjut. Isinya berupa pilihan Animation, Force rootimage, Enter rootimage, Instalation system, Scripting NFS port. Jika tidak tahu, Anda dapat abaikan pilihan ini, dan relatif tidak mengganggu proses instalasi secara keseluruhan.
    2. System Information, meliputi

      • Kernel Messages; Seluruh pesan yang disampaikan kernel saat booting (termasuk pengenalan perangkat keras). Dari pesan kernel ini Anda dapat mengetahui perangkat mana yang sudah didukung oleh kernel dan mana yang belum.
      • Hard disk /CD-ROMs; Catatan hard disk dan CD-ROM yang dikenali oleh kernel.
      • Modules; Catatan tentang driver perangkat keras (di Linux disebut sebagai modul) yang sudah diaktifkan
      • PCI; Catatan tentang kartu PCI yang dimiliki berdasarkan pengenalan oleh kernel.
      • Memory; Catatan tentang memory yang dimiliki berdasarkan pengenalan oleh kernel.
      • IO Port; Port Input Output
      • Interrupts; Catatan interrupts.
    3. Kernel Modules, meliputi

      • Load SCSI module; mengaktifkan modul SCSI yang belum dikenal oleh kernel. Hal ini diketahui dengan membaca pesan kernel pada bagian sebelumnya.
      • Load CD-ROM module; Mengaktifkan modul CD-ROM
      • Load network card module; Mengaktifkan modul kartu jaringan.
      • Load PCMCIA module; Mengaktifkan modul PCMCIA.
      • Show Loaded modules; Melihat modul-modul yang telah diaktifkan.
      • Unload modules; Menon-aktifkan kembali modul-modul yang telah aktif.
      • Autoload modules; Mengaktifkan modul secara otomatis dengan melakukan inspeksi (probing) terhadap semua perangkat keras yang ada.
    4. Start Instalation System; meliputi

      • Start Instalation; Mulai instalasi
      • Boot Instalation; Selesai instalasi dan boot komputer
      • Start Rescue System
      • Start Live CD
  13. Pada saat memilih Start Instalation, Linuxrc menanyakan media tempat di mana sumber file SuSE yang akan diinstal. Pilihan tersebut meliputi CD-ROM, Network (NFS), Network (FTP), Hard disk. Pilih sesuai kebutuhan Anda. Dalam contoh berikut instalasi dilakukan lewat CD-ROM.
  14. Setelah memilih media instalasi, segera muncul program YaST yang menawarkan tipe instalasi. Tipe yang ditawarkan adalah :

    • Install Linux from scratch; Instal SuSE baru ke dalam komputer dengan metode standar.
    • Update existing file system; Upgrade SuSE dari versi sebelumnya.
    • Instalation using expert mode; Instalasi dengan pilihan-pilihan khusus yang menawarkan modifikasi penuh.
    • Abort; membatalkan instalasi.
    Pilih install Linux from scratch

  15. Langkah selanjutnya adalah penentuan partisi. Sebelum melanjutkan, silakan baca tentang partisi pada sub bab instalasi Slackware. Pilihan pertama adalah partitioning hardware; ada dua pilihan :

    • partitioning; SuSE akan melakukan partisi otomatis sisa spasi hard disk yang masih kosong. Partisi otomatis ini meliputi partisi Linux sekaligus swap.
    • Do not partitioning; Untuk langkah partisi normal. Untuk belajar melakukan partisi, pilih do not partitioning.
  16. Setelah dipilih do not partitioning, akan muncul pilihan lagi, yakni :

    • Whole hard disk; SuSE akan mempartisi seluruh hard disk. Hindarkan pilihan ini.
    • Partitioning; melakukan partisi secara manual. Pilih partitioning untuk menjalankan partisi hard disk secara manual.
  17. Langkah selanjutnya adalah mengedit tabel partisi. Jalankan langkah ini secara hati-hati terutama jika Anda memiliki data dalam hard disk Anda. Berikut contoh tabel partisi yang sudah ada :

    Device Name From To Blocks Partition Type

    /dev/hda1 1 319 2562336 b Win 95 Fat 32
    /dev/hda2 320 1048 5855692 5 extended
    /dev/hda5 320 447 1028128 83 Linux Native
    /dev/hda6 448 463 128488 82 Linux Swap

  18. Tampilan tabel partisi bisa bermacam-macam, tergantung pengaturan di komputer Anda sebelumnya. Untuk membuat partisi baru, tekan F5.

    Starting Cylinder :

    End of partition: +1000M

    Pada pilihan Starting Cylinder, biarkan kosong, langsung tekan enter. Selanjutnya muncul End of Partition, masukkan jumlah megabyte yang Anda inginkan, diawali dengan tanda plus. Contoh di atas adalah membuat partisi baru dengan ukuran 1 Gigabyte (1000 Megabyte). Lakukan langkah ini hingga diperoleh daftar partisi yang diinginkan. 18. Selesai membuat partisi baru, lanjutkan dengan pemilihan partisi swap. Pilih Continue, dan akan muncul pertanyaan Select Swap Partition. Pilih partisi swap yang Anda tentukan sebelumnya. Anda akan dikonfirmasi, apakah Anda ingin melakukan cek swap yang akan diaktifkan? Cek ini meliputi bad blocks dan cek permukaan piringan hard disk yang akan digunakan. Pilih yes.

  19. Langkah selanjutnya adalah melakukan format terhadap sistem file Linux yang baru saja Anda buat partisinya. Contoh sistem file yang sudah ada :

    List of existing hard drive

    Device Blocks Inodes Format fstype mountpoint partition

    /dev/hda5 1028128 4096 No ext2 Linux

    Pilih F6 untuk format partisi yang ada. Pilih Normal Format. Selanjutnya, tekan F4 untuk menentukan mount point. Pilih /. Tekan Continue, dan partisi Anda akan diformat.

  20. Instalasi akan kembali ke prompt YaST untuk load configuration. Pilih default SuSE. Anda bisa pilih secara manual paket-paket yang diinginkan. Bagian ini memakan waktu yang cukup lama, sebab proses instalasi program yang dipilih sedang berjalan.
  21. Selesai instalasi program, Anda diminta memilih kernel lewat menu Select Kernel, dan pilih Standard (E)IDE kernel (jika hard disk atau CD-ROM Anda IDE) atau SCSI kernel (jika hard disk atau CD-ROM Anda SCSI).
  22. Berikutnya Anda akan ditanyakan untuk membuat boot disk. Jawab ya jika Anda memang menginginkan Linux di boot dari disket. Siapkan satu disket kosong. Jika tidak, teruskan.
  23. Setelah itu muncul menu LILO Instalation. Jawab yes dan segera Anda dibawa ke menu :

    • Pilihan berikut biarkan kosong

      Append line for hardware parameter :

    • Pilih Master Boot Record untuk menempatkan LILO di MBR sehingga saat # boot akan dijalankan.

      Where do you want install LILO :

      Master Boot Record

      Boot sector of root partition

      Boot sector of boot partition

      On floppy disk

    • Boot delay adalah lama waktu dalam satuan detik pada saat memilih menu sistem operasi yang akan dijalankan saat komputer dinyalakan.

      Boot Delay :

  24. Proses selanjutnya penentuan time configuration. Ini adalah satuan waktu yang digunakan oleh sistem operasi. Anda bisa memilih antara menggunakan GMT atau waktu lokal.
  25. Setelah itu penentuan hostname dan domain name. Isian ini sangat penting untuk memastikan program-program daemon yang membutuhkan nama mesin dan nama domain seperti server web dan server mail berjalan dengan baik. Untuk pengisian, misalnya:

    Hostname : spawn

    Domain Name : heaven.or.id

  26. Menu berikutnya adalah konfirmasi peran komputer Anda. Pilihannya adalah :

    • IP Loopback only; untuk mesin yang berjalan sendiri dan tidak terhubung ke jaringan
    • Real network; untuk mesin yang terhubung dalam jaringan.
    Pada bagian DHCP client, pilih no (kecuali jika Anda terhubung dalam jaringan dengan DHCP). Dalam contoh berikut, pilih real network.

    Catatan:

    DHCP atauDynamic Host Configuration Programadalah program yang mendistribusikan alamat IP pada setiap mesin yang terhubung ke dalam jaringan. Pemberian alamat IP secara dinamis ini memudahkan jaringan dengan user yang banyak, dan alamat IP tidak perlu diset satu per satu di tiap mesin. Cukup DHCP yang membagikannya secara acak. Program ini biasa dipergunakan di ISP (Internet Service Provider), di mana setiap user yang tersambung lewat modem, memperoleh alamat IP berubah-ubah pada tiap koneksi.
  27. Jika dipilih real network, menu berikutnya adalah memasukkan alamat jaringan :

    • type of network; piliheth0. Ini berarti dalam menghubungkan ke jaringan menggunakan kartu jaringan. Jika pada boot sebelumnya kernel belum mengenal kartu jaringan yang ada, Anda dapat mengkonfigurasikannya nanti. Lihat di Bab III, Sub Bab konfigurasi kartu jaringan.

    • IP Address of your machine; isikan alamat IP misalnya 192.168.1.100
    • Netmask; Isikan netmask berdasarkan kelasnya. Misal 255.255.255.0
    • Gateway; Biarkan kosong. Gambaran tentang gateway dapat Anda baca di Bab III sub bab IP Masquerade.
    • IP Address of PPP Partner; Isikan DNS server dari ISP Anda. Misalnya 202.158.3.7.
  28. Selanjutnya adalah mengkonfigurasikan sendmail lewat sendmail.cf. Menu yang diberikan:

    • Host with permanent network connection; Jika Anda terhubung dalam jaringan dengan sambungan yang permanen.
    • Single user machine without network connection; Jika komputer tidak terhubung dalam jaringan (standalone)
    • Host with temporarily network connection; Jika dalam waktu-waktu tertentu komputer Anda terhubung dalam jaringan (misalnya Internet).
    • Use UUCP to send mail; Jika mesin Anda terhubung dalam jaringan UNIX, dan mempergunakan protokol UUCP (Unix to Unix Copy Protocol)
    • Do not install /etc/sendmail.cf; Melewati menu ini, dan jika perlu sendmail.cf dapat dikonfigurasikan sendiri nantinya.
  29. Selesai konfigurasi sementara untuk sendmail, komputer akan direstart. Selanjutnya adalah mengisikan password untuk root. Usahakan untuk mengisi lebih dari 8 huruf.
  30. Langkah berikutnya membuat satu user sebagai contoh. Anda dapat menggunakan user contoh ini untuk login pertama kali nantinya. Usahakan untuk menggunakan user root seminimal mungkin.
  31. Langkah terakhir, mengkonfigurasikan beberapa peralatan tambahan seperti modem, dan mouse. Selesai langkah ini, Anda bisa langsung masuk ke Linux prompt, dan login dengan menggunakan account root atau user contoh yang telah anda tentukan sebelumnya.